Benteng Jepang Anoi Itam di Sabang Melihat Kehebatan Pertahanan Tentara Jepang di Pulau Weh, Aceh

Paket tour sabang – Apa yang membuat Provinsi Aceh menjadi area obyek yang disarankan untuk berlibur? Sebagian besar wisatawan mengenal kawasan selanjutnya karena budaya dan pesona wisata religius. Nah, sebenarnya benar namun banyak daya tarik lainnya tersedia disana. Misalnya, di Sabang terkandung rangkaian kenang-kenangan dari Angkatan Darat Belanda dan Jepang sepanjang Perang Dunia II. Termasuk benteng tua yang tersebar di Pulau Weh (Sabang). Meski lokasinya terpencil, Weh menjadi obyek liburan yang layak dan favorit bagi wisatawan. Tidak cuma menonjolkan alam yang menakjubkan, pulau ini menjadi rumah bagi histori era lalu!

Lingkungan Sekitar

Di antara benteng-benteng yang tersebar di Pulau Weh, benteng yang paling kondang adalah Anoi Itam. Bentang ini berada di bagian timur Pulau Weh dan juga terdapat dekat ke pantai yang indah (memiliki nama yang sama). Memang benar kondisinya tidak terawat, namun tetap menjadi area yang tepat untuk dijelajahi. Dulu, Angkatan Darat Jepang memakai benteng selanjutnya untuk menyimpan amunisi dan senjata mereka sepanjang Perang Dunia II. Belum ulang itu menjadi area untuk bersembunyi dan bertahan dari musuh. Bagian yang unik dari sini adalah benteng ini terkubur di bawah tanah! menurut penduduk setempat, benteng-benteng yang tersedia terhubung lewat terowongan-terowongan yang banyak dijumpai di Pulau Weh, karena alasan keamanan terowongan-terowongan ini udah ditutup oleh pemerintah. Fitur menarik lainnya adalah atap yang berbentuk tapal kuda.

Menjelajahi Benteng Anoi Itam

Begitu traveler tiba di lokasi, mereka bisa saja lihat panorama alam yang menakjubkan juga bukit hijau, pepohonan lebat, tangga, Pantai Anoi, dan sudah pasti benteng kecil yang terdapat di kaki bukit. Masalahnya mereka perlu menaiki tangga sehingga sanggup meraih benteng. Jangan risau Ini adalah bisnis yang layak karena di sini tersedia panorama alam yang indah yang mengitari lokasi. Saat mendekati benteng, sebuah struktur kecil berada di bawah tanah dengan ukuran kira-kira 1,5 x 1,5 meter. Wisata Danau Aneuk Laot Sabang

Dari atas, panorama Selat Malaka dan lautan luas berwarna biru keluar amat jelas! Apa saja panorama menarik lainnya? Di depan benteng, pengunjung sanggup menemukan meriam tua yang memiliki panjang kira-kira 3 meter. Faktanya adalah meriam selanjutnya menjadi daya tarik utama dari benteng tersebut. Tak heran, pengunjung sering memotretnya dan memperoleh sebagian selfies di depan meriam. Ini menyebutkan mengapa mempunyai kamera amat disarankan sementara berkunjung ke benteng.

Selain Benteng Anoi Itam, Pulau Weh juga menjadi rumah bangunan bersejarah lainnya seperti Benteng Tapak Gajah dan NV Zeehaven En Kolenstation. Keduanya juga patut dikunjungi sementara liburan ke Sabang di Pulau Weh. Adapun tipnya, lebih baik menyewa pemandu wisata berpengalaman sementara menjelajahi pulau. Hal ini sanggup menopang tiap tiap orang untuk berkeliling Pulau Weh dan berkunjung ke bangunan yang menarik secara efisien.

Menuju Lokasi Benteng Jepang Anoi Itam

Dari Kota Banda Aceh, traveler sanggup pergi ke Pelabuhan Ulee Lheue dan naik feri ke Pulau Weh. Butuh sementara kira-kira 2 jam untuk hingga ke Pulau Weh. Sebagai alternatif, Anda sanggup naik speedboat dan melakukan perjalanan lebih cepat ke pulau tersebut, yang cuma memakan sementara kira-kira 45 menit namun mengeluarkan ongkos yang lebih mahal. Begitu hingga di pulau, saat ini saatnya untuk menyewa pemandu lokal dan berkunjung ke bangunan bersejarah itu pada sementara itu.

Saat ini udah tersedia penerbangan langsung ke Sabang dari Bandara Kualanamu di Medan. Garuda Indonesia melayanai penerbangan tiap tiap hari dari Medan ke Sabang dengan memakai pesawat model ATR 72.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

WhatsApp Live Chat