Traveling Sendirian? Tak Usah Takut, Ikuti Saja Tips Ini

Paket wisata sabang – Tidak ada langkah yang lebih baik untuk mengenal dunia dan diri sendiri selain dengan lakukan solo traveling atau perjalanan seorang diri.

Sayangnya, banyak orang urung untuk mewujudkan mimpi tersebut, karena bermacam alasan dan kekhawatiran.

Tapi, apakah benar perjalanan sendiri sedemikian mengkhawatirkan?

Dengan ikuti sebagian anjuran tersebut ini, kemungkinan perjalanan Kamu dapat terlampau menjadi aman dan menyenangkan, tanpa rasa risau .

1. Pelajari ungkapan darurat di dalam bhs lokal

Kamu kemungkinan sudah menguasai kata-kata basic layaknya “halo,” “selamat tinggal,” dan “terima kasih,” di dalam bhs lokal.

Tapi, mempelajari arti dan frasa yang sanggup menopang berkomunikasi dengan penduduk lokal waktu kondisi darurat juga amatlah penting.

“Apakah Kamu memerlukan anjuran ke rumah sakit terdekat, atau memerlukan perlindungan untuk menghubungi polisi?”

“Mengetahui sebagian frasa kunci dapat mempercepat kemampuanmu untuk beroleh bantuan.”

2. Jangan kuatir berbohong

Mengenal penduduk setempat selama perjalanan sanggup menjadi keuntungan tersendiri.

Tapi, jikalau waktu perkenalan ada pertanyaan yang membuatmu tidak nyaman, maka tidak kasus jikalau Kamu wajib berbohong. Ya, demi keselamatan.

“Saya kerap ditanyai berkenaan apakah aku lajang atau menikah, di mana aku tinggal, apakah aku bepergian sendiri, dan lain-lain,” kata Cailin O’Neil, blogger di Travel Yourself.

Jangan ringan percaya dengan orang asing. Meskipun mereka muncul baik, jangan ringan memberi Info pribadimu.

Bisa saja info yang Kamu memberikan dapat digunakan untuk kejahatan.

“Hanya karena seseorang terlihat baik, itu tidak artinya mereka tetap punya kemauan baik,” kata O’Neil.

Mengatakan kebohongan demi kebaikan sanggup menyelamatkanmu berasal dari bahaya. Ini bukan berkenaan berprasangka tidak baik terhadap orang lain, namun lebih kepada sikap waspada.

3. Berpakaian cocok dengan budaya setempat

Kamu pasti mendengar pepatah “di mana bumi dipijak, di situ langit dijunjung”. Yah, ini juga berlaku waktu Kamu lakukan perjalanan. “Hindari Mengenakan baju yang tidak terhadap tempatnya, atau bicara yang memperlihatkan kurangnya kesadaran budaya atau situasional,” kata Alex Berger, penulis terhadap laman VirtualWayfarer.

Ini juga dapat berpengaruh terhadap interaksi dengan penduduk setempat, khususnya waktu dibutuhkan. “Jika kamu berpakaian sedemikian rupa supaya orang-orang lokal menjadi jengkel, kamu dapat berisiko tinggi untuk mengalami cekcok.” “Dan, waktu perlu pertolongan, penduduk lokal dapat kurang simpati kepadamu,” ucap Berger.

Cara berpakaian juga mengutarakan caramu berkomunikasi dengan orang sekitar. Bahkan, baju juga sanggup mencerminkan kepribadian seseorang.

4. Ketahui titik percakapan yang wajib dihindari

Mengobrol dengan penduduk setempat adalah salah satu langkah paling baik untuk mempelajari lingkungan sekitar. Namun, waspadalah terhadap perihal sensitif yang sanggup menyinggung atau mempermalukan dirimu sendiri.

Rich merekomendasikan supaya pelancong solo paham topik-topik apa saja yang sanggup dijadikan bahan percakapan dengan penduduk setempat.

Misalnya, tidak mengupas hal-hal layaknya komunisme waktu berada Kuba.

“Tidak seluruh negara liberal layaknya di barat.” “Tahu apa yang wajib dihindari waktu bicara dengan penduduk setempat, serupa layaknya apa yang seharusnya Kamu diskusikan dengan mereka,” ucap Rich. Tips Travelling Aman dan Nyaman

5. Menginformasikan jadwal

“Saya tetap mengirimkan info penerbangan, info hotel, info tour, dan rencana perjalanan terhadap ibu saya.” “Saya juga memastikan untuk memeriksa tiap-tiap hari, sekiranya ada suatu hal yang terjadi terhadap saya, supaya dia sanggup mencari aku dengan mudah,” kata O’Neil. Hal ini terlampau mutlak waktu Kamu berada di area tanpa isyarat atau WiFi untuk sebagian waktu, supaya orang yang Kamu cintai paham kabarmu.

6. Jangan sembarangan

Banyak orang melihat perjalanan adalah langkah untuk melewatkan diri berasal dari segala keputusan yang mengekang. Namun, Beger mengingatkan, ada banyak risiko waktu seseorang lakukan perjalanan solo. Contohnya, penyakit menular seksual, perampokan, atau tambah terlibat di dalam tindakan pelanggaran hukum.

Tetapi kemungkinan ini tak lantas wajib menyebabkan Kamu melewatkan peluang bertualang. Asal Kamu berhati-hati dan punya tingkah laku bertanggung jawab, perjalanan seorang diri pasti lancar, dan menyenangkan.

7. Jangan tunjukan barang miliki nilai

“Hal nomor satu yang dicari pencopet adalah kamera mahal yang tergantung di leher atau smartphone yang terbenam di saku belakang,” kata Rich. Rich memberi tips supaya pelancong solo mempunyai tas cadangan untuk menyimpan kamera, dan tas lain untuk menyimpan seluruh perlengkapan.

“Jangan sampai rasa kuatir menyebabkan Kamu mengurungkan kemauan untuk lakukan perjalanan.” Untuk menghidarinya, maka jangan tunjukan barang-barang itu, dan manfaatkan waktu Kamu membutuhkannya saja. Aturan ini juga berlaku untuk perhiasan dan barang miliki nilai lainnya yang sanggup memancing perhatian.

8. Manfaatkan teknologi

Pastikan ponselmu tetap aktif dan tidak terkunci. Juga, tetap membeli kartu SIM baru tiap-tiap mengunjungi negara baru, atau periksa apakah penyedia fasilitas seluler Kamu tawarkan paket data perjalanan internasional yang bagus.

“Memiliki paket data di luar negeri sudah terlampau menopang saat aku tersesat dan sanggup manfaatkan peta Google untuk menemukan jalur kembali,” kata O’Neil. Memiliki paket data amat mungkin kita lakukan panggilan telpon atau bertatap muka dengan rekan waktu ulang ke hotel.

Ini menyebabkan perjalanan seorang diri yang dilakukannya menjadi nyaman dan aman. Oh iya, jangan lupa untuk tetap mempunyai charger portabel supaya waktu baterai ponsel menipis, Kamu tak wajib bingung.

9. Hati-hati waktu memesan

Banyak pelancong beranggap bahwa memesan masakan Amerika klasik layaknya pizza atau burger lebih aman daripada makan berasal dari pedagang kaki lima. Tapi sesungguhnya adalah makanan semacam ini belum pasti bebas berasal dari kontaminasi atau risiko penyakit.

“Keamanan makanan adalah pertimbangan utama waktu bepergian seorang diri, karena mengalami keracunan makanan waktu seorang diri berada di luar negeri pasti mengesalkan,” kata Berger.

10. Jangan lengah

Rich berpendapat, mendengarkan musik melalui headhphone waktu berada di di dalam bus, area menunggu atau berjalan-jalan di kurang lebih kota cuma dapat membuatmu hanyut di dalam duniamu sendiri. Kamu sanggup menjadi sasaran empuk bagi para pencopet.

“Sangat mutlak untuk tetap berhati-hati dan tidak terganggu berasal dari lingkungan sekitar. Kamu juga wajib menahan diri berasal dari mengenakan headphone mahal yang berpotensi menarik perhatian yang salah,” ucap dia.

11. Percaya insting

“Jika kondisi terlihat aneh atau menyebabkan Kamu menjadi tidak nyaman, lepaskan diri secepat mungkin,” kata O’Neil. Jangan menyingkirkan waktu untuk berpikir apakah instingmu benar atau salah. Ikuti saja apa yang dikatakan nalurimu.

Jadi, jikalau Kamu hadapi kondisi yang mengarah terhadap bahaya, lagsung lakukan tindakan untuk menjaga diri sendiri, sebelum akan memberi paham pihak berwenang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

WhatsApp Live Chat